Apa itu Seminar

Diposting pada
Apa Itu Seminar

Pengertian Seminar

Seminar adalah pertemuan guna membahas sebuah masalah yang dilakukan secara ilmiah. Pada umumnya seminar menampilkan satu atau beberapa pembicaraan dengan makalah atau kertas kerja yang sebelumnya sudah di persiapkan.

Pada Kegiatan seminar biasanya topic pembahasan berfokus pada makalah atau kertas kerja yang sudah di siapkan serta disusun sebelum seminar dimulai, kemudian tema pembahasan mesti terhadap permintaan panitia penyelanggara. Inti dari pembahasan yang sudah di tentukan sebelumnya akan dibahas oleh pembicara seminar secara teoritis dan kalau masalah yang dibahas terlalu luas, maka biasanya akan dibagi menjadi beberapa sub pokok pembahasan.

Pada kegiatan seminar ada moderator yang bertugas mengatur jalannya acara lalu moderator akan mencatat  inti dari pembicaran mengenai masalah yang dibahas dalam seminar. Seminar akan diawali dengan sebuah pembahasan tentang pandangan umum permasalahan yang dibaca oleh moderator, sampai nantinya tujuan dari seminar bisa terarah.

Pembahasan masalah pada seminar biasanya membutuhkan waktu yang lama karena bersifat ilmiah. Jadi para pembicara harus bisa mengendalikan waktu, oleh karena itu hindarilah menjelaskan hal-hal yang tak terlalu penting. Kemudian sesudah pembicara menjelaskan permasalahan, maka biasanya akan di lanjutkan sesi untuk tanya jawab yang tentunya dipandu oleh moderator seminar. Sesudah seluruh pertanyaan terjawab maka moderator akan menyimpulkan permasalahan yang dibahas serta menutup seminar dengan cara untuk memecahkan masalah yang dibahas.

Biasanya seminar diadakan bukan untuk menetapkan keputusan pada masalah yang dibicarakan. Namun seminar diadakan untuk membahas masalah secara menyeluruh serta guna memecahkan masalah itu. Mengadakan seminar akan lebih baik bila ada beberapa hal sebagai berikut:

  • Adanya waktu yang cukup guna melakukan membahasan masalah.
  • Masalah telah di rumuskan sebelum seminar dilakukan.
  • Permasalahan dipecahkan secara sistematis dan kompleks.
  • Ketua atau pemimpin seminar telah memahami metode yang dipakai untuk memecahkan masalah yang dibahas.
  • Anggota atau peserta seminar busa diajak berfikir logis mengani cara pemecahan masalah.
Baca Juga :  Pembagian Kekuasaan Secara Horizontal

Fungsi Seminar

Fungsi seminar adalah guna menyampaikan sebuah gagasan maupun sesuatu yang baru terhadap para peserta seminar serta berharap para peserta bisa memperoleh ilmu dan nantinya bisa dikembangkan dengan baik guna menyelesaikan masalah.


Susunan Seminar

Kalau akan menyelenggarakan seminar kelas, hal yang pertama ialah susunlah organisasi peleksanaannya. Seorang di berikan tugas guna melakukan pembahasan secara khusus dari makalah atau kertas kerja yang telah disiapkan. Seorang di beri tugas sebagai moderator, kemudian yang lainnya diberikan tugas sebagai narasumber serta sebagai notulis yang nanti bertugas untuk menyusun laporan. Adapun susunan acara pada seminar yang biasanya sering dibuat adalah sebagai berikut:

  • Laporan ketua.
  • Penyajian ketua.
  • Pembahasan oleh pembicara.
  • Diskusi atau tanya jawab.
  • Penyimpulan.
  • Penutupan.

Yang Terlibat didalam Seminar

Seminar adalah salah satu jenis diskusi yang tujuannya untuk memecahkan masalah yang ada secara ilmiah, dan seminar biasanya sering diselenggarakan oleh akademis, baiki tu lembaga akademis atau yang ditawarkan oleh suatu organisasi komersial ataupun profesional. Adapun yang terlibat dalam seminar biasanya adalah sebagai berikut:

  • Penyaji.
  • Moderator.
  • Key speker: pembahasan utama.
  • Pimpinan.
  • Anggota atau peserta.
  • Tim perumus.
  • Pembawa acara.

Tujuan Seminar Pendidikan

Seminar tentunya haruslah direncanakan baik waktu, tempat, peserta dan juga menentukan pengarah dan sumber dari hasil karya ilmiah agar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengn tujuan seminar yang akan dilaksanakan. Sebagaimana kita ketahui tujuan seminar pendidikan adalah untuk mengkoreksi kembali hasil dari sebuah karya ilmiah untuk mengambil keputusan bersama demi kesempurnaan hasil.

Kegiatan seminar pendidikan tanpa perencanaan akan jauh dari pada tujuan seminar tersebut, seorang peneliti atau narasumber dalam seminar juga harus benar-benar sudah memahami dan menguasai isi dari hasil yang ia dapatkan dan peserta juga telah mengetahui untuk apa dia mengikuti seminar dan benar-benar sudah mengetahui minimal judul dari yang akan diseminarkan serta harus ada seorang pengarah dalam acara seminar tersebut.

Baca Juga :  Apa itu Devisa

Penyelenggaraan Seminar

Dalam menyelenggarakan seminar kelas, langkah awal yang sebaiknya dilakukan adalah menyusun terlebih dahulyu organisasi pelaksanaannya. Seorang yang lain ditugasi sebagai pembahas khusus dari makalah yang disajikan. Seorang ditugasi sebagai moderator. Seorang atau beberapa orang ahli dalam materi yang dibahas ditugaskan sebagai sebagai narasumber dan satu atau dua orang bertugas sebagai notulis yang bertugas menyusun laporan.

Seminar bukan diadakan untuk menetapkan suatu keputusan terhadap masalah yang dibicarakan. Seminar hanya membahas cara pemecahan masalah. Karena inti dari sebuah seminar merupakan sebuah diskusi, laporan seminar pun merupakan laporan hasil diskusi. Oleh karena itu, laporan seminar hendaknya berisi hal-hal yang penting saja.

Susunan acara seminar dapat dibuat seperti berikut.

  1. Laporan ketua.
  2. Penyajian ketua.
  3. Pembahasan oleh pembahas.
  4. Diskusi.
  5. Penyimpulan.
  6. Penutup.

Menyusun Laporan Hasil Seminar

Laporan hasil seminar pada dasarnya sama dengan laporan hasil diskusi, terutama sistematiknya. Perbedaannya adalah dalah hal materinya, yaitu bahan- bahan yang dilaporkan.


Tata Krama Penyaji dan Peserta

Adapun tata krama dalam seminar ataupun diskusi panel diantaranya adalah:

  1. Tata krama penyaji atau pemrasaran, yaitu:
    • Menyiapkan makalah yang sesuai dengan topik dan landasan pemikiran yang akurat;
    • Menyampaikan makalah secara berurutan, singkat, dan jelas;
    • Menerima kritik dan saran dari berbagai pihak; dan
    • Menjawab pertanyaan dengan objektif.
  2. Tata krama peserta, yaitu:
    • Mempelajari makalah;
    • Bersikap sopan;
    • Menjaga kelancaran seminar;
    • Tidak berbicara pada waktu seminar;
    • Apabila materi yang disampaikan belum selesai hendaknya tidak ada yang bertanya, bila ingin bertanya ada waktunya yaitu sesi pertanyaan;
    • Apabila peserta ingin bertanya sebaiknya peserta sebelum berbicara mengangkat tangan atau mengacungkan jari. Bila pemandu sudah mempersilahkan barulah berbicara; dan
    • Menyampaikan pertanyaan dengan singkat dan jelas.
Baca Juga :  Asimilasi Adalah

Penggunaan Seminar

Seminar akan efektif bila:

  1. Tersedia waktu yang cukup untuk membahas persoalan.
  2. Permasalahan sudah dirumuskan dengan jelas.
  3. Para peserta dapat diajak berpikir logis.
  4. Permasalahan memerlukan pemecahan yang sistematis.
  5. Permasalahan akan dipecahkan secara menyeluruh.
  6. Pimpinan sidang cukup terampil dalam menggunakan metode ini.
  7. Kelompok tidak terlalu besar sehingga memungkinkan setiap peserta mengambil bagian dalam berpendapat.

Kelebihan dan Kelemahan Seminar


Kelebihan

  1. Membangkitkan pemikiran yang logis.
  2. Mendorong pada analisa menyeluruh.
  3. Prosedurnya dapat diterapkan untuk berbagai jenis masalah.
  4. Membangkitkan tingkat konsentrasi yang tinggi pada diri peserta.
  5. Meningkatkan keterampilan dalam mengenal suatu permasalahan.

Kelemahan

  1. Membutuhkan banyak waktu.
  2. Memerlukan pimpinan yang terampil.
  3. Sulit dipakai bila kelompok terlalu besar.
  4. Mengharuskan setiap anggota kelornpok untuk mempelajari terlebih dahulu.
  5. Mungkin perlu dilanjutkan pada diskusi yang lain.

Demikianlah Artike dari dunia.pendidikan.co.id tentang Apa itu Seminar : Pengertian, Fungsi, Susunan, Tujuan, Penyelenggaraan, Menyusun Laporan, Tata Krama, Penggunaan, Kelebihan, Kelemahan, Yang Terlibat, Dan Yg Terlibat Semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya