Pengertian Pencemaran Air

Diposting pada

Pengertian Pencemaran Air

Pencemaran air adalah masuknya komponen yang bercampur dengan air sampai menurunkan kualitas air. Komponen itu antara lain adalah unsur, energi, dan zat lainnya.Pencemaran air antara lain ialah pencemaran air laut, pencemaran air tanah, air sungai, dan air danau.

Pengertian Pencemaran Air

Berdasarkan UU No. 3 Tahun 1997 menyatakan bahwa pencemaran air merupakan menurunnya kualitas air karena masuknya makhluk hidup, zat, energi ke dalam air akibat aktifitas manusia. Penurunan kualitas air itu bisa disebabkan secara sengaja oleh aktifitas manusia. Contohnya ialah membuang sampah di sungai dan lain – lain.


Definisi Pencemaran Air Menurut Para Ahli

Dibawah ini merupakan pengertian pencemaran air menurut keputusan pemerintah :

  1. Menurut Keputusan Menteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalahmasuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.
  2. Menurut peraturan pemerintah RI 82tahun 2001 menyebutkan,pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup,zat,energi,dan atau komponen lain kedalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan manusia,sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya.

Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.


Sumber Pencemaran Air

  1. Limbah rumah tangga contohnya air sabun dan sampah yang banyak orang membuangnya secara sembarangan di sungai.
  2. Limbah industri. Banyak limbah pabrik yang langsung dibuang ke sungai Hal ini bila dibiarkan terus menerus bisa menyebabkan pencemaran air di sungai.
  3. Limbah Pertanian. Limbah ini berasal dari pupuk kimia dan pestisida yang dipakai untuk memelihara tanaman. Hal tersebut bisa mencemari air yang terkandung di dalam tanah.
  4. Peternakan. Dalam peternakan sering memotong hewan baik itu ayam, bebek, sapi ataupun kambing. Darah dari penyembelihan hewan itu bisa mencemari air jakay dibuang ke sungai atau dibuang sembarangan.
  5. Limbah kendaraan yang beroli juga bisa mencemari air.
  6. Sampah yang dibuang sembarangan juga bisa mencemari air, terutama air sungai. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali orang yang membuang sampah di sungai. Selain dapbisaat mencemari air, membuang sampah di sungai juga bisa menimbulkan penyakit kalau tidak diatasi dengan baik.
  7. Penggundulan hutan juga bisa mencemari air. Hal tersebut dikarenakan tidak ada lagi pohon yang mengikat air tanah sampai jumlah air akan berkurang.
  8. Di area pertambangan juga bisa memicu terjadinya pencemaran air serta mengurangi jumlah air bersih.

Penyebab Pencemaran Air


  1. Sampah Organik dan Anorganik

Sampah ini merupakan salah satu penyebab pencemaran air. Hal tersebut dikarenakan banyak sekali sampah yang dibuang di sungai. Hal tersebut menyebabkan air sungai tercemar.

Baca Juga :  Dampak Polusi Udara

  1. Limbah Industri

Limbah industri merupakan salah satu penyebab utama pencemaran lingkungan. Limbah cair industri yang dibuang ke laut atau sungai tanpa diolah terlebih dahulu bisa mencemari lingkungan perairan. Oleh karena itu, alangkah baiknya kalau sebelum dibuang limbah di olah terlebih dahulu supaya tidak membahayakan lingkungan di sekitar kita.


  1. Pertambangan

Salah satu contoh pencemaran air adalah pertambangan batubara. Hal tersebut dikarenakan saat batubara dibakar maka merkuri yang terkandung di dalamnya telepas bebas di udara. Merkuri itu bisa kembali lagi dan masuk ke dalam tanah sehingga bisa mencemari air.


  1. Bahan Peledak Untuk Menangkap Ikan

Bahan peledak bisa mencemari air laut dan bisa merusak ekosistem di dalamnya, salah satunya adalah ekosistem terumbu karang. Selain itu, dengan bahan peledak anda pun mematikan ikan kecil dan ikan besar sehingga bisa menghambat regenerasi ikan.


  1. Peternakan dan Perikanan

Limbah kotoran dan sisa – sisa makanan dari ternak kalau dibuang di sungai bisa mencemari air. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem untuk melakukan pengelolaan limbah itu.


  1. Limbah Pertanian

Limbah pertanian antara lain ialah jerami, sekam padi, sisa batang, ranting, buah busuk ,dsb.


  1. Tumpahan Minyak di Laut

Tumpahan minyak di laut berpengaruh pada keseimbangan ekosistem di laut. Tapu minyak yang tumpah di laut sering terjadi karena derasnya arus lalu lintas transport minyak.


  1. Detergen

Detergen adalah salah satu contoh limbah rumah tangga. Oleh karena itu, anda harus melakukan pengolahan limbah itu dengan baik supaya tidak mencemari air di lingkungan sekitar anda.


  1. Perusakan Hutan

Perusakan hutan juga bisa menjadi penyebab pencemaran air karena kalau banyak pohon yang ditebang maka tidak ada lagi yang dapT mengikat air di tanah. Hal tersebut berefek pada munculnya erosi pada tanah.


Dampak Pencemaran Air


  1. Meledaknya Hama

Salah satu dampak pencemaran lingkungan ialah memutus rantai makanan pada sebuah ekosistem. Contohnya adalah penggunaan pestisida yang berlebihan bisa menyebabkan banyak predator yang mati sehingga jumlah hama akan meledak.


  1. Punahnya Spesies

Pencemaran air bisa membuat banyak spesies ikan dan biota lain yang ada di lingkungan perairan punah. Hal tersebut sangat merugikan karena bisa menurunkan jumlah keanekaragaman dalam ekosistem air.


  1. Keseimbangan Lingkungan Terganggu

Keseimbangan lingkungan bisa terganggu saat terjadi perubahan interaksi dalam sebuah ekosistem.


Contoh Pencemaran Air

  1. Limbah pabrik yang dibuang ke sungai tanpa lewat pengolahan. Hal tersebut sangat berbahaya karena senyawa toksik pada limbah itu bisa mengganggu ekosistem sungai.
  2. Membuang sampah ke sungai. Salah satu cara mencegah terjadinya pencemaran ialah membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, anda juga wajib memisahkan antara sampah organik dan anorganik. Dengan adanya pengelolaan sampah maka anda sdah berkontribusi dalam mencegah timbulnya pencemaran khususnya pencemaran air.
  3. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap air Hal tersebut bisa mengganggu keseimbangan biota dan ekosistem di laut. Bahkan parahnya bisa mematikan dan merusak banyak jenis hewan dan ikan dan terumbu karang.
  4. Limbah nuklir, limbah rumah tangga serta tumpahan minyak di laut pun adalah beberapa contoh pencemaran air.

Cara Menanggulangi Pencemaran Air

  1. Menempatkan industri pabrik di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk Hal tersebut untuk mencegah pencemaran lingkungan baik pencemaran udara, air serta darat.
  2. Mengawasi penggunaan zat kimia dan pestisida dan cara pembuangannya.
  3. Mencegah penggundulan hutan serta melakukan program reboisasi supaya menjaga keseimbangan air. Hal ini dikarenakan pohon bisa membantu mengikat air di dalam tanah sehingga bisa menjaga keseimbangan air di dalam tanah.
  4. Membuang sampah pada tempatnya Hal tersebut bisa mengurangi pencemaran air. Salah satu caranya ialah dengan memisahkan antara sampah plastik, sampah organik dsb.
Baca Juga :  Enzim adalah

Golongan Air

Peraturan pemerintah R.I. No. 20 tahun 1990 mengelompokkan kualitas air menjadi beberapa golongan menurut peruntukkannya.

Adapun penggolongan air menurut peruntukkannya adalah :

  1. Golongan A : Air yang dapat digunakan sebagai air minum secara     langsung tanpa pengolahan terlebih dahulu.
  2. Golongan B : Air yang dapat digunakan sebagai air baku air minum
  3. Golongan C : Air yang dapat dipergunakan untuk keperluan perikanan  dan peternakan
  4. Golongan D : Air yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian, usaha diperkotaan, industri, dan pembangkit listrik tenaga air.

Kategori Pencemaran Air

Secara umum pencemar air dapat  dikategorikan sebagai berikut :


  • Infectious Agents

Bahan pencemar yang paling sering menyebabkan gangguan kesehatan manusia adalah mikroorganisme pathogen. Penyakit-penyakit bawaan air umumnya disebabkan pencemar air yang berasal dari kategori ini. Sumber utama mikroorganisme pathogen berasal dari excreta manusia dan hewan yang tidak dikelola dengan baik.


  • Zat-zat Pengikat Oksigen

Jumlah oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) dalam air merupakan indikator  yang baik untuk menentukan kualitas air dan kehidupan didalam air.Airdengan kandungan oksigen diatas 6ppm dapat mendukung kehidupan ikan dan kehidupan air lainnya.Air dengan kandungan oksigen lebih kecil dari 2ppm  hanya mendukung kehidupan cacing,bakteri,jamur dan mikroorganisme pengurai.


  • Sedimen

Sedimen meliputi tanah dan pasir yang umumnya masuk kebadan air akibat erosi atau banjir sedimen dapat mengakibatkan pendangkalan badan air. Disamping itu, keberadaan sedimen didalam air mengakibatkan terjadinya peningkatan kekeruhan air. Hal ini menghambat penetrasi sinar matahari sehingga proses fotosintesis dalam air akan terganggu. Hal ini memperlambat laju penambahan oksigen terlarut didalam air. Kekeruhan air juga dapat menghambat transfer oksigen dari atmosfir kedalam air.


  • Nutrisi

Nutrisi atau unsur hara, khususnya nitrat dan posfat dapat mengakibatkan produktivitas primer perairan. Peningkatan produktivitas primer perairan sebagai akibat pengayaan (enrichment) air dengan nutrient/unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan disebut eutrofikasi. Eutrofikasi tersebut menyebabkan pertumbuhan tumbuhan air, khususnya alga dan bakteri secara melimpah. Hal ini menyebabkan badan air menjadi keruh dan bau. Selain itu juga, bakteri dan alga yang tumbuh dipermukaan air dapat menghambat proses aerasi. Aerasi adalah proses transfer oksigen ke perairan melalui proses difusi.


  • Pencemar Anorganik

Banyak pencemar anorganik, seperti logam, garam, asam dan basa dapat masuk kebadan air melalui proses alam ataupun sebagai akibat aktivitas manusia. Beberapa jenis logam seperti merkuri, timbal, cadium, dan nikel, dengan konsentrasi yang relatif kecil sudah dapat membahayakan makhluk hidup. Logam merupakan zat yang sangat persisten sehingga dapat berakumulasi pada rantai makanan dan menyebabkan dampak kumulasi pada manusia. Keberadaan asam di dalam air umumnya bersala dari produk samping proses industri seperti peleburan dan pelapisan logam. Asam dan basa menyebabkan perubahan pH air, sehingga dapat mengganggu kehidupan makhluk air.


  • Zat Kimia Organik

Ribuan zat kimia organik digunakan di dalam industri kimia untuk membuat pestisida, plastik, produk farmasi, pigmen dan produk lain yang kita gunakan setiap hari. Banyak dari zat kimia organic ini memiliki toksisitas yang tinggi. Kontaminasi air permukaan dan air tanah dengan zat kimia organik dapat mengancam kesehatan manusia. Sumber utama zat kimia organik berbahaya adalah limbah industri dan rumah tangga yang tidak dikelolah dengan semestinya


  • Energi Panas

Kenaikan atau penurunan temperatur air dari kondisi normal dapat memperburuk kualitas air dan kehidupan di dalamnya. Temperatur air biasanya lebih stabil dari temperatur udara, sehingga makhluk hidup air cenderung tidak mudah baradaptasi dengan perubahan temperatur yang tiba-tiba .Kenaikan temperatur sebagai akibat pembuangan air limbah yang mengandung panas juga menyebabkan  penurunan kadar oksigen terlarut didalam air. Penurunan oksigen disebabkan oleh keberadaan air panas pada lapisan air yang lebih atas. Air panas dilapisan atas dengan kadar oksigen yang lebih rendah ini akan menghambat transfer oksigen kelapisan bawahnya.

Baca Juga :  Jaring-Jaring Makanan

  • Zat Radioaktif

Pembuangan sisa zat radioaktif kelingkungan air secara langsung tidak diperbolehkan. Namun, mengingat aplikasi teknologi nuklir yang menggunakan zat  radioaktif  pada berbagai bidang sudah begitu banyak maka tidak tertutup kemungkinan bahwa zat radioaktif ikut terbawa ke lingkungan air. Pengaruh zat radioaktif dapat bersifat akut atau kronis. Pada kadar yang tinggi, pengaruh radioaktif  terhadap makhluk hidup bersifat akut. Hal ini menyebabkan gangguan proses pembelahan sel dan mengakibatkan rusaknya kromosom. Pengaruh kronis yang muncul dalam jangka waktu lama dapat terjadi pada genetik (sistem reproduksi) dan somatik (sel tubuh).


Macam-Macam Sumber Air Yang Berpolutan

Macam-macam sumber air yang berpolusi, antara lain :

Limbah industri, Pertanian, Rumah Tangga.

Ada beberapa tipe polutan yang mana dapat merusak perairan, yaitu:


  • Mengandung Bibit Penyakit

Butuh banyak O2 (Oksigen) untuk penguraiannya (sehingga kekurangan O2 saat proses penguraian). Bahan-bahan kimia organik dari industry, Limbah pupuk pertanian, Bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan) dan Bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas. Air adalah unsur alam yang penting bagi manusia dengan sifat mengalir dan meresapnya. Akan tetapi, karena jalur-jalur aliran dan resapan air terhambat karena polutan, timbulah banjir.


Akibat Pencemaran Air

Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air, antara lain :

  1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O­2).
  2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air.
  3. Pendangkalan dasar perairan.
  4. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat.
  5. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator.
  6. Kematian biota kuno, seperti: plankton dan lainnya bahkan burung.
  7. Mutasi sel, kanker, dan leukemia.

Bahaya Yang Ditimbulkan

Karena polutan memerlukan banyak sekali kandungan O2, akan tetapi apabila kekurangan, maka akan terjadi perubahan warna dan pembusukan. Karena proses penguraian terhadap polutan tidak akan sempurna sehingga timbulah polusi pada air.

Permasalahan terbesar dalam polusi air adalah pembuangan sampah disembarang tempat. Misalnya: pembuangan sampah pada muara sungai, laut, atau got-got kecil rumahan. Ini bisa menimbulkan penyakit.
Contoh kejadian seperti di Jepang. Zat merkuri yang dibuang oleh sebuah industri plastik ke teluk Minamata terakumulasi dijaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsi menderita cacat atau hingga meninggal.


Sifat- sifat Pencemaran Air

Untuk mengetahui terpolusinya air dapat diamati dengan terjadinya perubahan-perubahan antara lain :

  1. Nilai pH, keasaman dan alkalinitas pH normal air adalah 6-8 pH. Bila terlalu rendah, maka dapat menyebabkan korosif.
  2. Suhu, apabila suhu terlalu rendah, maka air akan terasa sejuk bahkan dingin hingga sedingin es. Begitu pula sebaliknya. Akan tetapi, air biasa selalu memiliki suhu pas di ukuran 0 derajat celcius.
  3. Warna, bau dan rasa

Air yang terpolusi biasanya berbeda dengan warna normalnya (jernih dan bening). Bau biasanya tergantung pada sumber air, dapat disebabkan oleh bahan kimia, tumbuhan dan hewan air baik yang hidup maupun mati (seperti bau amis dan busuk). Rasa, air normal tidak mempunyai rasa, kecuali rasa asin pada air laut, jumlah kandungan oksigen dalam air, pencemaran mikroorganisme patogen kandungan minyak, kandungan logam berat dan Kandungan bahan radio aktif.


demikian artiekel pembahasan mengenai Pengertian Pencemaran Air : Definisi, Sumber, Penyebab, Dampak, Contoh, Cara Menanggulangi, Golongan, Kategori, Macam, Akibat, Bahaya, Sifat, Cara Menanggulangi, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.