Pengertian Games

Diposting pada

mungkin kalian sudah tidak asing dengan istilah game, bahkan semua kalangan anak kecil hingga orang tua mengenail istilah ini. Saai ini sudah banyak sekali game yang sudah beredar luas di sana, akan ttetapi, apasih sebenarnya arti dari kata game? Dan apa saja jenis nya? Berikut ini akan kami jelaskan mengenai pengertian game dan jenis nya.

√Pengertian Games dan Jenisnya

Pengertian Game

Dalam kamus bahasa indonesia “game” diartikan permainan. Permainan adalah bagian dari bermain dan bermain juga bagian dari permainan, keduanya ini saling berhubungan. Permaian merupakan kegiatan kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Sebuah permainan ialah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain bernteraksi dengan sistem konflik dalam permaianan ialah rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilakuk pemain dan juga menentukan permainan.

Game berasal dari bahasa inggris yang artinya dasar permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian kelincahan intelektual yang juga dapat diartika sebagai arena keputusan dan juga aksi permainnya. Dalam, game ada target-target yang dingin dicapai pemainnya.


Sejarah dan Perkembangan Game

Tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses (nol dan silang), di University of Cambridge untuk mendemonstrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CRT display. Bahkan, perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company. Sampai sekarang game ‘jadul’ ini masih populer di internet. Kalau kita menoleh ke belakang, tahun 1947 dipercaya sebagai tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann.

Aplikasi ini mendapatkan paten tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan menyimulasikan peluru ditembakkan pada target, terinspirasi dari display radar pada Perang Dunia II. Diyakini bahwa ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada layar CRT.

Banyak yang menyebutkan bahwa penemu video game adalah William Higinbotham. Tahun 1958 menciptakan game Tennis for Two pada osiloskop. Game ini menampilkan lapangan tenis sederhana dipandang dari samping..

Tahun 1972 dirilis perangkat video game pertama untuk pasar rumahan, Magnavox Odyssey, dihubungkan dengan televisi. Meski tidak sukses besar, perusahaan lain dengan produk yang sama harus membayar lisensi. tetapi, kesuksesan menjemput sejak Atari meluncurkan Pong sebuah video game ping-pong pada 29 November 1972. Berawal dari sini, video dan komputer game menjadi populer dan hobi baru di saat PC baru saja mulai dikenal dan dipakai secara luas.

Baca Juga :  Negara Yang Pertama Kali Mengakui Kemerdekaan Indonesia

Perkembangan game komputer dan video game yang kian memanjakan para pemainnya dengan teknologi-teknologi modern merupakan poin menarik untuk dicermati. Meski sejarah video game dan game komputer mencakup rentang waktu sekira lima dekade, keduanya meraih popularitas sebagai bagian dari peradaban manusia modern di akhir tahun 1970.

Meski baru di pertengahan sampai akhir 1980-an game yang muncul di pasaran hadir dengan fungsi scrolling atau virtual paging, hadirnya produk monitor warna di awal tahun 1980-an membuat para penggila game makin antusias, sehingga perpindahan suasana game dari halaman ke halaman lain menjadi lebih hidup.

Awal tahun 1980-an ditandai dengan hadirnya media penyimpan CD-ROM yang dalam waktu singkat menjadi populer. Era game 3 dimensi (3D) dengan perspektif orang pertama dan multiplayer game mulai muncul di era ini. Suara dan musik semakin berkembang di pertengahan 1980-an seiring dengan hadirnya produk sound card. Jadi, memang terasa bahwa pasar game komputer semakin berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi pendukungnya.

Industri game yang masih berdiri kokoh sampai hari ini memegang dua pasar besar yaitu video game dan game komputer. Dan tak diragukan, game komputer memang lebih banyak item judulnya karena dengan perangkat standar hampir semua game produksi pihak ketiga bisa dimainkan di PC. Sedangkan untuk pasar video game, didominasi oleh pemilik standar, siapa lagi kalau bukan Sony dengan Play Station, Microsoft dengan Xbox 360, dan Nintendo.
Yang menarik, game komputer telah berkembang ke arah Network Multimedia Game, di mana banyak pemain dari lokasi yang saling berjauhan berinteraksi satu sama lain secara real time dalam satu jaringan komputer. Sebut saja misalnya Quake III Arena yang pernah membuat demam kampus sekira tahun 2001 lalu.

Sebuah Gaming PC berbasis prosesor terbaru (Core2 Duo) dan menggunakan generasi videocard terkini (Geforce 8800GTS) memang akan menelan biaya nyaris 2X harga XBOX 360, namun Gaming PC tersebut memiliki fungsi yang 7X lebih banyak dibanding sebuah game console. Dan perlu diingat bahwa tampilan game di Gaming PC tersebut jauh lebih baik dibanding di XBOX 360.


Jenis-jenis game

Berdasarkan jenis “platform”  atau alay yang digunakan:


  1. Arcada games

Merupakan yang sering disebut ding-dong di indonesia, biasanya berda di daerah khusus dan mempunyai box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan juga tidak jarang bahkan mempunyai fitur yang bisa membuat pemainnya lebih merasa mauk dan menikmatinya, misalnya seperti pistol, kursi khusus, sensor gerakan dan lainnya.


  1. PC game

Merupakan video games yang dimainkan menggunakan console tertentu, contohnya platstation 2 dan 3, XBOX 360 dan nintendo wii


  1. Handheld games

Yaitu yang dimainkan di console khusus video game yang bisa dibwa kemana-mana, contohnya nintendo DS dan juga sony PSP

Baca Juga :  Asal Usul Telaga Warna

Berdasarkan “genre” pemainnya


  1. Aksi-shoting

Video game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, dan juga timing, inti dari jenis game ini ialah tembak tembakan


  1. Fighting (pertarungan)

Ada yang mengelompokan video game fighting ini dibagian aksi, akan tetapi penulis berpendapat berbeda, jenis ini memamng memerlukan kecepaan refleks dan juga koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari gam ini ialah penguasaan jurus,  pengenalan karakter dan juga timing sangatlah pening.


  1. Aksi

Mamasuki gua bawah tanah, melompati bebatuan diantara lahar, bergulat dengan ular sambil mencari kundi utnuk membuka pintu kuil legendaris, atau hanya sekedar untuk mencari telepon umum untuk mendapatkan misi berikutnya, itulah tadi beberapa banyak hal yang karakter pemain harus lakukan dan di lalui dalam video game jenis ini.


  1. Petualangan

Bedanya dengan jenis video game akssi petualangan, refleksi dan juga kelihaian pemain dalam bergerak, melompat, berlari, hingga memecut atau menembak tidak diperlukan disini. Video game murni petualangan lebih menekankan pada jalan cerita dan juga kemampuan berpikir pemain dalam mengananlisa tempat secara visual, memcahkan teka-teki maupun menyimpulkan rangkain peristiwa dan juga percakapan karakter hingga menggunakan benda-benda epat pada tempat yang tepat.


Pengaruh Game Terhadap Kehidupan Pelajar

Munculnya video game sebagai perkembangan teknologi di era modern ini tentu perlu disikapi dengan berbagai sudut pandang positif dan negatif menurut penggunanya. Sebagai manusia yang menerima perubahan, perlu adanya pembatasan-pembatasan tentang sejauh mana dampak negatif yang diakibatkan.

Kehadiran video game memang mendapatkan apresiasi di kalangan remaja, khususnya para pelajar. Hal ini dapat menumbuhkan kreativitas dan daya reaksi selama permainan itu tidak dimainkan selama berulang-ulang.

Akio Mori seorang professor dari Tokyo’s Nihon University melakukan riset mengenai dampak video game pada aktifitas otak. Dari penelitian Akio Mori tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat dua point penting yaitu :

Pertama , penurunan aktivitas gelombang otak depan yang memiliki peranan sangat penting, dengan pengendalian emosi dan agresivitas sehingga mereka cepat mengalami perubahan mood, seperti mudah marah, mengalami masalah dalam hubungan sosial, tidak konsentrasi dan lain sebagainya.

Kedua , penurunan aktifitas gelombang beta merupakan efek jangka panjang yang tetap berlangsung meskipun gamer tidak sedang bermain game. Dengan kata lain para gamer mengalami “ autonomic nerves “ yaitu tubuh mengalami pengelabuan kondisi dimana sekresi adrenalin meningkat , sehingga denyut jantung, tekanan darah, dan kebutuhan oksigen terpacu untuk meningkat. Bila tubuh dalam keadaan seperti ini maka yang terjadi pada gamer adalah otak mereka merespon bahaya sesungguhnya .


Dampak Positif Game Online


  1. Membuat Orang Pintar

Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain 18 jam per minggu memiliki koordinasi yang baik antara tangan dan mata setar kemampuan atlet.


  1. Menambah Konsentrasi

Dr. Jo Bryce Kepala peneliti suatu universitas di Inggris menemukan bahwa gamer sejati mempunyai daya konsentrasi tinggi yang memungkinkan mereka mampu menyelesaikan beberapa tugas.


  1. Meningkatkan Ketajaman Mata

Penelitian di Rochester University mengungkapkan bahwa anak-anak yang memainkan game action secara teratur mempunyai ketajaman mata yang lebih cepat dari mereka yang tidak bermain game.

Baca Juga :  Ciri Sistem Pemerintahan Presidensial

  1. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

Riset di Indonesia membuktikan bahwa pria yang mahir berbahasa Inggris di sekolah atau universitas tanpa kursus adalah mereka yang bermain game.


  1. Membantu Bersosialisasi

Beberapa professor di Loyola University, Chicago telah mengadakan penelitian dan menurut mereka game online dapat menumbuhkan interaksi social yang menentang stereotif gamer yang terisolasi.


  1. Meningkatkan Kinerja Otak dan Membantu Otak dalam Menyerap Cerita

Bermain game yang tidak berlebihan dapat meningkatkan kinerja otak bahkan memiliki kapasitas jenuh yang lebih sedikit disbanding belajar dan membaca buku.


  1. Meningkatkan Kecepatan dalam Mengetik

Kebanyakan game online mengharuskan pemain mengetik ketika sedang berkomunikasi dengan lawan bicara, sehingga hal ini secara tidak langsung akan membiasakan pemain dalam mengetik.


  1. Menghilangkan Stress

Para peneliti di Indiana University menjelaskan bahwa bermain game dapat mengendurkan ketegangan syaraf.


  1. Memulihkan Kondisi Tubuh

Dr. Mark Griffiths psikolog dari Nottingham Trent University meneliti sejauh mana manfaat game dalam terapi fisik.

Dampak negative dari game akan sangat terasa apabila pemain tidak bisa mengendalikan diri. Hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Hanover, Jerman mengatakan game online dapat mengakibatkan kepribadian ganda. Seorang wanita yang sering bermain game online tiap hari selama 3 bulan dengan memainkan beberapa tokoh yang berbeda, ternyata tokoh imajinasi itu mengambil alih kepribadiannya. Sehingga wanita tersebut kehilangan kendali atas kepribadian dan kehidupan sosialnya.


Dampak Negatif Game Online

  1. Menimbulkan efek ketagihan
  2. Membuat orang terisolir dari kehidupan disekitarnya
  3. Membuat orang menjadi malas
  4. Mengganggu kesehatan
  5. Menimbulkan masalah psikologis apabila terlalu dipikirkan
  6. Mengganggu kehidupan di dunia nyata
  7. Pemborosan apabila kecanduan game online

Upaya Pelajar untuk Menghentikan Kecanduan

Banyak dari pelajar yang telah kecanduan terhadap game mengaku susah sekali untuk menghentikan hal ini. Berikut ini adalah cara-cara untuk mengehentikan rasa kecanduan tersebut.

  1. Menyibukkan diri dengan hal-hal baru. Contohnya seperti membuat janji dengan teman untuk mengadakan suatu acara yang banyak menyita waktu.
  2. Saat berada di tempat game sebisa mungkin membuat diri tidak nyaman. Seperti duduk di kursi yang panas, atau  memilih komputer yang rusak.
  3. Saat ingin bermain game, sebaiknya mengatakan hal ini kepada orang yang dirasa paling dekat Sehingga orang itu dapat melarang agar tidak  bermain game.
  4. Melakukan hal-hal nyata seperti yang ada dalam game. Misal game sepakbola, pemain lebih baik langsung bermain sepakbola di lapangan.
  5. Niat tidak ingin main game. Hal ini adalah cara paling ampuh karena hanya diri sendiri yang mengetahui dan mampu mengendalikan.

Demikianlah artikel dari dunia.pendidikan.co.id mengenai Pengertian Games : Sejarah, Perkembangan, Jenis, Pengaruh Terhadap Kehidupan, Dampak Positif, Negatif, Dan Upaya Untuk Menghentikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.