Pengertian Promosi

Diposting pada
pengertian promosi

Pengertian Promosi

Promosi adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat kesadaran, memberitahuan, membujuk serta mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian produk yang di tawarkan perusahaan.

Pengertian lain dari promosi ialah cara memberi tahu ataupun menawarkan produk atau jasa yang bertujuan untuk menarik calon konsumen supaya membeli atau mengkonsumsinya.


Fungsi Promosi


  • Fungsi Pengenalan

Fungsi pengenalan, tujuan dari promosi yakni supaya produk yang hendak dijual dapat diketahui oleh masyarakat. Biasanya produk dipromosikan  isinya informasi-informasi dasar Misalnya informasi merek, harga produk, keunggulan produk yang dipromosikan dibanding  produk lainnya.


  • Fungsi Penawaran

Seorang konsumen bukan hanya diajak untuk mengetahui informasi dari produk atau jasa yang ditawarkan, namun menawarkan pada konsumen agar mengambil sebuah keputusan untuk tergerak membeli. Contohnya untuk pembeli 100 pertama akan memperoleh potongan harga atau diskon sebesar 25% serta gratis souvenir dompet atau aksesoris.


  • Fungsi Penjagaan Konsumen

Pada fungsi ini lebih fokus pada kuantitas transaksi serta bukan kuantitas jumlah konsumen. Yang lebih penting dilakukan yakni menyediakan pelayanan supaya konsumen tetap setiap pada produk. Contohnya adalah promosi hanya member (member only) di bisnis-bisnis tertentu misalnya MLM dsb.


  • Fungsi Perbaikan

Di fungsi perbaikan promosi yakni untuk melakukan perbaikan kesalahan yang sudah dilakukan baik oleh pemilik produk atau tim di perusahaan. Biasa disebut juga dengan sebagai permintaan maaf dari produsen pada konsumen. Contohnya adalah saat ada yang menjual buku “Cara Ternak Lele” yang dilengkapi dengan CD tutorialnya, namun pada kenyataanya penulis itu lupa untuk memasukkan CD didalam buku, sebagai permintaan maaf, maka penulis akan memberikan CD tutorial itu ditambah dengan souvenir pada pembeli.


Tujuan Promosi

  • Mengirimkan informasi sebuah produk kepada target pasar potensial.
  • Untuk mendapatkan peningkatan penjualan serta laba.
  • Untuk mendapatkan pelanggan baru serta menjaga loyalitas konsumen.
  • Untuk menstabilkan penjualan saat pasar lesu.
  • Menjadi pembeda serta mengunggulkan produk sendiri dari pesaing.
  • Membuat citra produk di mata konsumen sesuai dengan apa yang diinginkan.
  • Merubah tingkah laku serta anggapan konsumen pada produk.

Jenis-Jenis Promosi


Advertensi (Periklanan)

  • Advertensi Cetak Contohnya adalah koran, majalah, dsb.
  • Advertensi Rlektronika Contohnya adalah website, blog, radio, televisi, dsb.
  • Pengiriman Langsung adalah barang cetakan yang dikirim langsung dengan menggunakan jasa pos kepada target.
  • Advertensi khusus adalah seluruh jenis barang dalam bentuk hadiah.

Personal Selling

Personal selling adalah penyajian barang dengan cara lisan dan bertatap muka dengan satu atau lebih calon pembeli yang bertujuan agar barang yang ditawarkan bisa terjual. Hal tersebut tujuannya pada produk yang sifat pembelinya sekali-kali atau memiliki nilai per unit yang tinggi atau yang di desain dengan kebutuhan khusus. Dengan memberikan peragaan agar bisa menjadikan konsumen percaya lalu melakukan pembelian.

Baca Juga :  Cara Mendidik Anak Laki

Sales Promotion

Sales promotion adalah salah satu jenis promosi yang dilakukan untuk merangsang barang perusahaan dibeli. Yang termasuk alat-alat yang digunakan dalam sales promotion diantaranya adalah:

  • Sampel atau contoh

Dalam melaksanakan promosi tidak boleh ragu untuk memberi contoh pada pembeli.

  • Kupon atau voucher

Sertifikat hak potongan kepada pemegangnya sehingga lebih hemat dalam membeli sebuah produk.

  • Premi

Barang yang penawarannya dengan harga yang sangat rendah.

  • Pakat Harga

Produk harga yang meliputi harga lebih rendah dibanding harga biasanya jika konsumen membeli produk dengan volume yang telah ditentukan.

  • Garansi

Tawaran atau terjadi kerusakan pada produk yang dibeli berdasarkan produknya maka uang akan dikembalikan pada pembeli.

  • Promosi Dagang

Penawaran yang disediakan dalam bentuk potongan harga dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

  • Undian

Cara promosi dengan menarik konsumen supaya mengumpulkan label yang berisi nama produk agar lalu diundi dan memperoleh hadiah.

  • Kontes

Bentuk promosi dengan menarik konsumen untuk ikut dalam sebuah perlombaan.


Publicity

Publicity adalah usaha pendekatan pada masyarakat agar lebih dikenal oleh masyarakat contohnya jumpa pers, publikasi produk, bimbingan pada masyarakat dsb.


Manfaat Promosi

  • Supaya mengetahui produk yang menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen.
  • Supaya mengetahui tingkat kebutuhan konsumen terhadap produk.
  • Tau cara mengenalkan dan menyampaikan produk sehinga sampai kepada konsumen.
  • Mengetahui harga yang sesuai dengan keadaan pasar.
  • Mengetahui strategi promos yang tepat pada calon konsumen.
  • Tau kondisi persaingan pasar dan bagaimana mengatasi hal itu.
  • Untuk membuat image produk.

Bentuk Dan Media Promosi


  • Informasi dari mulut ke mulut (Word of mouth)

Informasi dari mulut ke mulut merupakan teknik promosi melalui percakapan dari seseorang kepada orang lain untuk menyebarkan informasi dimaksud. Dalam hal ini peranan orang sangat penting dalam mempromosikan barang/jasa. Pelanggan sangat dekat dengan penyampaian jasa.

Dengan kata lain, pelanggan tersebut akan berbicara dengan pelanggan lain yang berpotensial tentang pengalaman dalam menerima jasa tersebut, sehingga informasi dari mulut ke mulut ini sangat besar pengaruhnya dan dampaknya terhadap pemasaran jasa dibandingkan dengan aktivitas komunikasi lainnya.

Promosi dari mulut kemulut ini banyak digunakan oleh para pelaku bisnis karena murah dan tanpa biaya dan dapat dikatakan sangat efektif. Promosi dari mulut-ke mulut memang bisa diandalkan, untuk itu perlu diikuti dengan kualitas yang baik. Jangan sampai pelanggan yang datang kecewa karena apa yang mereka rasakan tidak sama dengan informasi yang diterima. Usahakan untuk membuat para konsumen puas sehingga mereka kembali membeli dan menceritakan kepada teman lainnya.


  • Pemasaran Langsung (Direct Marketing)

Pemasaran langsung merupakan bentuk promosi dengan cara memasarkan barang/jasa secara langsung agar mendapat tanggapan secara langsung juga dari para konsumen. Pemasaran langsung tidak harus bertatap muka secara langsung tetapi pemasaranya ditujukan secara langsung kepada seseorang.

Pemasaran langsung ini bisa melalui penggunaan surat, telepon, faksimil, e-mail dan alat penghubung nonpersonal lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan dan calon pelanggan tertentu.


  • Iklan (Advertising)

Iklan adalah Setiap bentuk presentasi dan promosi non personal atas ide, barang atau jasa oleh sponsor tertentu dengan menggunakan media tertentu. John D. Burke (1980:9) mengartikan advertising sebagai ..Is a sales message directed at a mass audience that seeks through, persuation to sell goods, services or ideas on behalf of the paying sponsore sedang John W. Kennedy mengartikan advertisng sebagai salesmanshif  in print.

Media yang sering digunakan untuk periklanan atau advertising bisa melalui surat kabar, majalah, direct email, televisi, radio, bioskop, papan reklame, car card, lampu-lampu, katalog, telephon dan sebagainya. Iklan sering muncul tergantung pada tipe dan daya tarik yang diakibatkan oleh iklan tersebut.

Baca Juga :  Ikan Sakti Sungai Janiah

  • Hubungan Masyarakat (Public Relation)

Public Relation atau hubungan masyarakat adalah berbagai program untuk mempromosikan dan melindungi citra perusahaan atau produknya. Daya tarik hubungan masyarakat didasarkan pada tiga sifat khusus:

  1. Kredibilitas yang tinggi: Masyarakat pada umumnya lebih mempercayai cerita atau kabar atau gambaran perusahaan dari pada apa yang dia lihat pada iklan;
  2. Kemampuan menangkap pembeli yang tidak dibidik sebelumnya: Hubungan masyarakat dapat menjangkau banyak calon pembeli terutama bagi para pembeli yang cenderung menghindari wiraniaga dan iklan;
  3. Dramatisasi: Hubungan masyarakat memiliki kemampuan untuk mendramatisasi suatu perusahaan atau produk. Hal ini dapat membangun kepercayaan publik.

  • Kewiraniagaan (Personal Selling).

Kewiraniagaan atau juga  disebut Personal Selling adalah presentasi langsung dalam suatu percakapan dengan satu atau lebih calon pembeli, dengan maksud untuk mendapatkan penjualan. Kewiraniagaan merupakan unsur terpenting kedua bagi eksekutif untuk menentukan perpaduan promosinya dalam mendapatkan pesanan


  • Promosi Konsumen (Hadiah, Perlombaan dan Penawaran Kombinasi)

Promosi konsumen ini bertujuan untuk mendapatkan dampak yang cepat ditempat pembelian, barangkali bersama dengan satu atau lebih sasaran yang mendasarinya. Pemakaian promosi konsumen ini sangat kontroversial. Jelaslah bahwa kebutuhan akan rangsangan yang kuat dalam program promosi itu bergantung pada apakah tanggapan pembeli dini (early buying respone) dapat atau tidak dapat diharapkan dari gabungan dampak iklan konsumen, kewiraniagaan dan promosi dealer.

Jadi promosi konsumen itu adalah alat praktis jangka pendek yang bertujuan untuk merangsang tanggapan yang segera ditempat pembelian. Jika diterapkan dalam keadaan yang tepat, bersama–sama dengan unsur–unsur lain dalam perpaduan promosi, maka penggunaannya dapat memberikan hasil dalam jangka waktu pendek. Akan tetapi, manfaat jangka panjang dari pemakaian promosi adalah lebih sulit.

Jika ia digunakan untuk mempromosikan contoh paksaan (forced sampling) dari suatu produk baru, manfaat jangka panjang memang mungkin dapat diraih. Dan jika ia digunakan dalam promosi dari merek yang sudah tekenal dan sudah mapan (established brands), peningkatan porsi pasarnya (share of market) biasanya hanya bersifat sementara.


  • Promosi Dealer/Promosi Penjualan (Sales Promotion)

Sales Promotion merupakan bentuk promosi selain iklan, personal selling maupun publisitas yang memiliki berbagai bentuk kegiatan. Promosi penjualan merupakan unsur ketiga yang dimaksudkan ke dalam perpaduan penjualan oleh banyak manufaktur dalam usahanya mendapatkan pesanan.

Promosi penjualan meliputi berbagai jenis iklan, etalase dan pameran interior, demonstrasi produk, perlombaan konsumen, pemberian hadiah, penggunaan kombinasi penawaran, pembagian contoh cuma–cuma dan aktivitas–aktivitas lain yang bertujuan meningkatkan penjualan suatu merek produk tertentu.


  • Pameran dan Eksibisi

Pameran merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan yang mempertemukan antara produsen dan pembeli namun pengertian pameran lebih jauh adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen, kelompok, organisasi, perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan display produk kepada calon relasi atau pembeli. Adapun macam pameran itu adalah : show, exhibition, expo, pekan raya, fair, bazaar dan pasar murah. Ruang untuk setiap peserta pameran disebut stan atau boat yang dibagikan dan diatur oleh panitia penyelenggara.


Teknik Promosi Penjualan

Ada beberapa teknik promosi penjualan menurut Oentoro (2012) yang diterapkan untuk menarik konsumen:


1) Point-of-purchase

Pajangan dan peragaan di tempat berlangsungnya proses pembelian. Tujuannya ialah mendorong konsumen untuk mencoba produk

Baca Juga :  Fungsi LSM

2) Coupons (kupon)

Kupon merupakan sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya untuk mendapakan pengurangan harga.kupon dapat dikirim atau diselipkan dalam iklan majalah atau koran.


3) Price-off Deals

Memberikan potongan harga langsung ditempat pembelian. Biasanya potongan harga ini berkisar 10%-25%, namun saat moment tertentu seperti hari kemerdekaan, liburan sekolah dan lainnya potongan akan dinaikkan.


4) Premium and Advertising Specialities

Barang yang ditawarkan dengan biaya relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk membeli produk tertentu. Premi dengan paket menyertai produk di dalam atau pada kemasan. Kemasan itu sendiri, jika berupa wadah yang dapat digunakan kembali dapat berfungsi sebagai premi.


5) Contest and Sweeptakes (kontes dan undian)

Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan atau barang-barang karena membeli sesuatu. Untuk mendapatkan hadiah tersebut dilakukan kontes, seperti membuat jingle, selfie dengan produk dan lainnya.


6) Sampling and Trial Offers (pemberian contoh produk)

Penawaran sample gratis kepada konsumen. penawaran sample ini dilakkan di toko langsung, bisa dor to dor, pengiriman sampel melalui jasa pos, dimasukkan ke dalam majalah, di sisipkan pada produk lain, dan melalui kegiatan saat pekan raya, di arena rekreasi, pusat perbelanjaan dan lainnya.


7) Brand (Product) Placement.

Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar dengan memasukan produk pada sebuah acara televise atau film.


8) Rebates (rabat/ tawaran pengembalian tunai).

Memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dengan cara mengirim bukti pembelian kepada produsen. Pengembalian dana bertujuan untuk meningkatkan jumlah atau frekuensi pembelian, mendorong konsumen untuk memenuhinya. Konsumen melihat pengembalian dana dan rabat sebagai hadiah atas suatu pembelian. Kiat ini muncul lebih untuk membangun loyalitas merek.


9) Frequency (continuity)

Program ini merupakan salah satu teknik sales promotion yang popular diantara konsumen. Frequency programs, juga mengarah kepada program-program yang berkelanjutan, seperti menawarkan konsumen diskon atau hadiah produk gratis untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merek atau perusahaan yang sama.


10) Event Sponsorship

Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, itu membuat merek sangat ditonjolkan pada acara tersebut sehingga membuat kredibilitas merek meningkat bersamaan dengan para penonton diacara tersebut.


Strategi Promosi Pemasaran

Agar dapat menarik pelanggan, maka diperlukan strategi promosi yang tepat, supaya apa yang diinginkan perusahaan dapat tercapai yaitu meningkatkan volume penjualan. Ada enam strategi pokok dalam strategi promosi, yaitu Strategi Pengeluaran Promosi, Memahami Strategi Bauran Promosi, Memahami Strategi Pemilihan Media, Memahami Strategi Copy Iklan, Memahami Strategi Penjualan, Memahami Strategi Motivasi.


Strategi Pengeluaran Promosi

Strategi promosi memiliki enam strategi yang diungkapkan oleh Tjiptono dan Gregorius(2012). Anggaran promosi merupakan bagian dari anggaran pemasaran. Namun demikian tidak ada standar yang pasti mengenai seberapa besar pengeluaran untuk promosi yang harus dialokasikan.

Faktor penyebabnya adalah pengeluaran promosi itu bervariasi tergantung pada produk atau situasi pasar. Meskipun banyak kesulitan yang ditemui dalam menentukan besarnya anggaran promosi ini, banyak praktik yang membuat rule of thumb yang terbukti dapat digunakan dalam penentuan besarnya pengeluaran untuk promosi.


Demikianlah artikel dari dunia.pendidikan.co.id tentang Pengertian Promosi : Fungsi, Tujuan, Jenis, Manfaat, Bentuk, Media, Teknik, Strategi Pemasara, Pengeluaran, semoga bermanfaat