Rantai Makanan Di Laut

Diposting pada

Pengertian Rantai Makanan Di Laut

Rantai makanan adalah Proses dimakan dan memakan уаng ada diantara ѕеtіар makhluk hidup dikenal dеngаn sebutan rantai makanan.

Sеlаіn itu, banyak рulа уаng mengartikan bаhwа rantai makanan аdаlаh perpindahan energi уаng terjadi secara biokimiawi mеlаluі interaksi dimakan dan memakan antar makhluk hidup. Banyak orang уаng penasaran dеngаn rantai makanan dі laut. Karena rantai makanan уаng ada dі daratan bіѕа dilihat dеngаn jelas ѕеtіар harinya.

Perlu diketahui bаhwа ekosistem laut аdаlаh ekosistem уаng ѕаngаt luas. Dalam ekosistem laut, makhluk уаng hidup dі dalamnya saling memangsa satu ѕаmа lain.


Macam-macam rantai makanan

Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.


  • Rantai Pemangsa

Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. Rantai pemangsa dimulai dari satwa yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan satwa karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada satwa pemangsa karnivora atau herbivora sebagai konsumen ke-3.


  • Rantai Parasit

Rantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu.


  • Rantai Saprofit

Rantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk faring-faring makanan.

Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan.

Baca Juga :  Flora

Produsen Rantai Makanan Di laut

Dalam ekosistem laut, terutama untuk rantai makanan di laut, ada beberapa komponen yang terus menerus saling terhubung di dalamnya sehingga akan ada interaksi satu sama lain, antara lain:


  • Fitoplankton

Yaitu penyedia makanan di rantai makanan di laut, atau juga disebut sebagai produsen. Ini adalah sel yang sangat kecil, dan tidak dapat dilihat oleh mata tanpa menggunakan kaca pembesar atau mikroskop, dan kehidupannya mengapung di tengah lautan.

Phytoplankton disebut produsen karena memiliki klorofil yang berfungsi untuk membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Proses ini disebut dengan nama fotosintesis.

Bukan hanya tanaman yang berada di area daratan, tetapi mahluk hidup yang berada di kawasan laut dapat mengalami proses fotosintesis. Yang paling penting adalah kehadiran sinar matahari. Karena matahari adalah faktor utama dari proses fotosintesis. Juga baca tentang homeostasis di ekosistem.


  • Zooplankton

Zooplankton adalah hewan kecil dan hidupnya mengambang di air dengan bebas. Tetapi hewan ini tidak memiliki klorofil yang memiliki fungsi sebagai sarana untuk melakukan fotosintesis maupun pada fitoplankton. Dalam rantai makanan di laut, zooplankton hidup dari makan jenis fitoplankton yang memiliki ukuran lebih kecil daripada yang dilakukannya.

Dalam rantai makanan laut, zooplankton pemakan fitoplankton disebut sebagai konsumen tingkat pertama (pertama). Zooplankton yang lebih kecil disebut sebagai konsumen tingkat kedua (dua). Selanjutnya, hewan kecil zooplankton disebut sebagai konsumen tingkat ketiga (tiga). Baca juga tentang interaksi dalam ekosistem.


  • Predator

Pemahaman tentang pemangsa itu sendiri adalah hewan yang menempati posisi tertinggi dalam rantai makanan di laut. Misalnya paus pembunuh. Mamalia ini tidak hanya memakan ikan besar, tetapi juga sekelompok ikan kecil lainnya yang secara bersamaan lusinan ikan sekaligus masuk ke mulutnya yang lebar.

Baca Juga :  Cerita Putri Kemarau

  • Dekomposer

Komponen terakhir adalah dekomposer. Dekomposer adalah dekomposer dari makhluk hidup yang mati. Biasanya dekomposer ini hidup di dasar laut dan diseut juga dengan bentos. Dekomposer ini akan memecah bangkai atau sisa-sisa makhluk hidup menjadi komponen yang lebih kecil agar dapat digunakan kembali oleh fitoplankton sebagai sumber nutrisi untuk membuat makanan.


Gambar Bagan Piramida Rantai Makanan Di Laut

bagan rantai makanan di laut

Peran Rantai Makanan Di Air

Contoh Rantai Makanan yang ada di air :
  1. Energi matahari – alga – ikan kecil – ikan besar – hiu – pengurai
  2. Energi matahari – fitoplankton – ikan kecil – burung bangau – ular laut – pengurai
  3. Energi matahari – fitoplankton – udang – ikan – singa laut – hiu – pengurai
  4. Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
  5. Energi matahari – alga – ikan – burung bangau – buaya – pengurai
  6. Energi matahari – alga – ikan – beruang – pengurai
    • Phytoplankton, yaitu sebagai produsen karena ia dapat membentuk cadangan makanan yang disebut amylum melalui proses fotosintesis.
    • Ikan kecil, yaitu sebagai Konsumen primer karena ikan kecil memakan phytoplankton agar dapat bertahan hidup.
    • Anjing laut, yaitu sebagai konsumen sekunder karena anjing laut memakan ikan kecil, dan mengubahnya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.
    • Hiu, yaitu sebagai konsumen puncak karena hiu memakan anjing laut agar dapat bertahan hidup
    • Dekomposer, perannya mengurai hiu pada saat mati. Agar nutrisi nya dapat di serap tanah dimana tanaman laut hidup.

Demikianlah artikel dari dunia.pendidikan.co.id mengenai Rantai Makanan Di Laut, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.