Karakteristik Samudra Pasifik

Diposting pada

Karakteristik Samudera Pasifik

  1. Merupakan samudera terluas dan terdapat palung laut dan terdapat palung terdalam di permukaan bumi.
  2. Dasar samudera pasifik merupakan pusat gempa yang terjadi di Negara Filipina, Jepang, dan di beberapa pantai barat Benua Amerika.
  3. Terdapat arus panas Kurosywo dan arus dingin Orasywo. Kedua arus ini bertemu di Laut Baring. Daerah ini merupakan daerah ikan yang sangat menguntungkan bagi para nelayan.
  4. Tempat bertemunya garis bujur barat dan garis bujur timur yang kemudian dipergunakan sebagai dasar penentuan garis tunggal internasional.

Luas Samudra Pasifik

Samudra Pasifik atau Lautan Teduh (dari bahasa spanyol Pacifico, artinya tenang) adalah kawasan kumpulan air terbesar di dunia, serta mencakup kira-kira sepertiga luas permukaan Bumi, dengan luas permukaan sebesar 165.250.000 km² (63.800.000 mil2) . Panjangnya sekitar 15.500 km (9.600 mi) dari Laut Bering di Arktik hingga batasan es di Laut Ross di Antartika di selatan.

Samudra Pasifik mencapai lebar timur-barat terbesarnya pada sekitar 5 derajat U garis lintang, di mana ia terbentang sekitar 19.800 km (12.300 mi) dari Indonesia hingga pesisir Kolombia. Batas sebelah barat samudra ini biasanya diletakkan di Selat Malaka. Titik terendah permukaan Bumi, yaitu Palung Mariana juga berada di Samudra Pasifik. Samudra ini terletak di antara Asia dan Australia di sebelah barat, Amerika di sebelah timur, Antartika di sebelah selatan dan Samudra Arktik di sebelah utara.

Baca Juga :  Energi Panas

Letak Samudera Pasifik

Samudera pasifik membentang dari pantai barat benua Amerika Utara dan Amerika Latin sampai pantai timur Asia dan pantai timur benua Australia. Di kawasan samudera pasifik bgian selatan membentang gugusan kepulauan kecil-kecil yang disebut Oceania.

Samudera pasifik merupakan samudera terluas (165.385.450 km²) dan terdalam (rata-rata 4.283 m).


Batas-batas Samudera Pasifik

  1. Utara adalah laut Baring dan Laut Okhotsk
  2. Barat adalah Laut Cina Timur, Laut Filipina, Laut Sulawesi.
  3. Timur dengan Benua Amerika.
  4. Selaan dengan Laut Koral dan Tasmania.

Potensi Dampak Sampah Plastik Di Samudra Pasifik

Garbage patch adalah daerah berkumpulnya sampah-sampah laut tersebut di Samudera Pasifik Utara. Nama “Garbage Patch” atau yang sering disebut sebagai pulau sampah membuat orang-orang beranggapan bahwa sampah tersebut menggunduk seperti sebuah pulau (daratan) dimana seseorang bisa naik ke atasnya, tapi hal tersebut tidak benar.

Banyak sampah plastik dapat ditemukan di daerah ini bersama dengan puing-puing lain seperti jaring ikan yang diterlantarkan, namun puing-puing sampah dalam jumlah besar yang disebutkan di media saat ini mengacu pada potongan-potongan kecil sampah yang mengapung. Potongan-potongan sampah ini cukup kecil dan tidak bisa dilihat dengan jelas hanya dengan mata telanjang.

Pemberian nama “Garbage Patch” sebenarnya keliru karena tidak ada pulau dari sampah yang terbentuk di tengah laut atau selimut sampah yang bisa dilihat dengan foto satelit atau udara. Ini karena puing-puing yang ditemukan disini adalah potongan-potongan kecil sampah yang mengambang dan tidak mudah terlihat dari perahu. Bila dilihat dengan mata telanjang garbage patch hanyalah seperti bagian air yang keruh karena adanya potongan-potongan sampah tersebut, maka sangat dimungkinkan untuk berlayar melalui garbage patch ini dan tidak melihat apa-apa di permukaan air.

Baca Juga :  Pengertian Iklim

Adapun potongan-potongan kecil sampah tersebut sebagian besar terdiri dari aneka polutan plastik seperti tas belanja, botol, tutup botol, mainan, dot, sikat gigi, bot, ember, pegangan payung, alat pancing, sampai dudukan toilet sudah masuk ke lautan. Sampah plastik tersebut tiba dalam bentuk “mikroplastik” – partikel dari benda lebih besar yang rapuh karena sinar matahari dan terkoyak atau terpecah jadi kepingan oleh gelombang, gigitan hiu dan ikan lain. Diperkirakan setiap sampah plastik modern yang jatuh ke laut 50 tahun yang lalu masih tetap ada sampai saat ini.


Gambar Dasar Samudra Pasifik

gambar dasar samudra pasifik

Misteri Samudra Pasifik


  • Segitiga Bermuda

Miami, Bermuda, dan Puerto Rico, ketiga titik itu membentuk sebuah segitiga seluas kira-kira 440.000 mil persegi laut yang telah menghilangkan lebih dari lusinan kapal dan pesawat. Meskipun cuaca sedang dalam kondisi baik, tetapi kawasan ini tetap membuat para pesawat dan kapal yang melintasinya menghilang.


  • Devil’s Sea

Selain Bermuda Triangle, terdapat kawasan di dekat pantai Jepang di Samudera Pasifik bernama Devils’s Sea. Dikatakan bahwa the Great Khan dari kekaisairan Mongolia dan juga cucu dari Genghis Khan berupaya untuk menguasai dan memajukan Jepang pada tahun 1274 dan 1281.


  • Ditemukannya Bola Mata Besar di Pantai Florida

Sebuah bola mata raksasa telah ditemukan di pinggir pantai Pompano, Florida. Dilansir dari blog.nationalgeographic.org, bola mata ini ditemukan oleh seorang beachcomber, orang yang suka mencari dan mengamati benda-benda menarik di pantai, dan kemudian memberikan penemuannya ini ke Florida Fish and WIldlife Conservation Commission.


  • Kereta Misterius Yang Tenggelam

Apakah mungkin terdapat bukan satu, melainkan dua kereta api yang tenggelam di dasar laut?Nyatanya, telah ditemukan kuburan kereta api lokomotif langka tahun 1850-an di dekat pantai New Jersey yang terletak 90 kaki di bawah air.

Baca Juga :  Barter Adalah

Demikianlah artikel dari dunia.pendidikan.co.id mengenai Karakteristik Samudra Pasifik : Luas, Karakteristik, Ciri, Batas, Potensi, Dasar, Misteri, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.